Penghitungan Ranking Pertandingan Bola Voli dengan Sistem Setengah Kompetisi

Umumnya pertandingan bola voli di turnamen-turnamen bola voli TARKAM dilangsungkan dengan sistem kompetisi agar hasil pertandingan bola volinya langsung jelas siapa menang dan siapa kalah, namun dalam event-event besar seperti turnamen tingkat nasional maupun tingkat dunia biasanya menggunakan sistem perhitungan skor setengah kompetisi dengan membagi peserta menjadi beberapa grup. Pastinya masih sangat banyak yang belum mengerti peraturan pemberian point untuk pertandingan dengan sistem grup seperti ini mengingat sangat jarang sistem ini digunakan.

Seiring berjalannya waktu banyak sekali terjadi perubahan peraturan yang berlaku dalam permainan bola voli.

Untuk mengetahui sejarah permainan bola voli di Indonesia bisa anda baca pada Sejarah Permainan Bola Voli di Dunia dan di Indonesia.

FIBV adalah asosiasi olahraga bola voli internasional yang berhak untuk merubah ataupun menetapkan setiap aturan dalam olahraga ini. Biasanya peraturan-peraturan dalam permainan bola voli yang baru akan diuji cobakan di pesta olahraga bola voli bergengsi seperti olimpiade, world league, maupun world grand prix sebelum diterapkan secara menyeluruh di seluruh dunia.





Sistem pertandingan bola voli setengah kompetisi ini mungkin bisa menjadi alternatif bagi anda yang ingin mengadakan turnamen antar kampung. Peraturan pertandingan bola voli dengan sistem setengah kompetisi ini akan membuat turneman berlangsung lebih lama sehingga hasil dari penjualan tiket juga lebih banyak.
Berikut ini adalah peraturan penghitungan ranking tim dan cara menentukan juara pada pertandingan permainan bola voli menggunakan sistem grup atau setengah kompetisi:

  1. Rangking ditentukan berdasarkan jumlah kemenangan dari keseluruhan pertandingan dalam grup tersebut.
  2. Jika jumlah kemenangan sama maka ranking ditentukan dari jumlah poin yang didapat. Dengan peraturan cara pembagian poin sebagai berikut:
  • Tim yang menang 3:0 dan 3:1 mendapatkan 3 point.
  • Tim yang menang 3:2 mendapatkan 2 point.
  • Tim yang kalah 2:3 mendapatkan 1 point. 
  • Sedangkan tim yang kalah 0:3 dan 1:3 mendapatkan 0 point.
  1. Jika jumlah point yang didapat sama maka ranking ditentukan berdasarkan rasio set kalah dan set menang yang dihitung dengan cara membagi jumlah set menang dengan jumlah set kalah dalam pertandingan bola voli tersebut.
  2. Jika masih ditemukan rangking yang sama setelah melalui rangkaian point 1 sampai 3 maka rangking akan ditentukan berdasarkan jumlah point yang didapat dibagi point yang hilang dalam setiap set pada setiap pertandingan.
  3. Apabila masih ditemukankan rangking yang sama lagi setelah melalui poin 1-4 di atas, maka priotitas akan diberikan diberikan berdasarkan pertandingan terakhir antara kedua tim dengan ranking yang sama tersebut, tim pemenang pada pertandingan terakhir akan mendapatkan rangking lebih tinggi.
  4. Jika kasus pada point 5 terjadi namun ditemukan 3 tim dengan rangking yang sama maka perhitungan akan didasarkan dari pertandingan setiap tim ketika masing-masing tim beranking sama tersebut saling berhadapan.
Itulah cara penghitungan rangking tim pada suatu grup dalam pertandingan bola voli yang menerapkan sistem setengah kompetisi. Kalian dapat menerapkan cara hitung ini pada turnamen bola voli Proliga 2018 yang pertandingan periode keduanya digelar pada awal Maret 2018 mendatang. Semoga artikel ini dapat berguna dan jangan lupa untuk share karena mungkin sahabat atau kerabat membutuhkan informasi tentang pertandingan bola voli dengan menggunakan sistem setengah kompetisi atau sistem grup ini.

Reaksi:
Share this with short URL:

You Might Also Like:

Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser